021- 2280 2044 dimasj.prasetyo@gmail.com
Lantai Mezzanine

Artikel Inspirasi Desain Rumah

Lantai Mezzanine Solusi Ruang Tambahan Pada Rumah

Posted By admin

Rumah minimalis sekarang ini sering kali memiliki ukuran lahan yang terbatas, sehingga kesulitan jika ada kebutuhan ruang tambahan. Pada umumnya penambahan ruang dilakukan dengan cara ekspansi di lantai dasar atau bisa juga dengan penambahan lantai atas atau dibuat menjadi 2 lantai. Jika lahan terbatas maka ekspansi lantai dasar tidak mungkin dilakukan, tetapi untuk ekspansi ke lantai atas memerlukan biaya yang tidak sedikit. Maka dari itu ada alternatif solusi lain penambahan ruangan dengan menambahkan lantai mezzanine.

Mezanin biasanya tidak dihitung sebagai sebuah lantai tersendiri. Namun, cara ini bisa dipilih bagi Anda yang masih membutuhkan ruang lama, namun pada saat bersamaan membutuhkan ruang baru.

Dalam teori arsitektur maupun interior, mezanin biasanya tidak dihitung sebagai sebuah lantai tersendiri. Namun, cara ini bisa dipilih bagi Anda yang masih membutuhkan ruang lama, namun pada saat bersamaan membutuhkan ruang baru.
Pada hunian terbatas, konsep mezanin berorientasi secara vertikal. Hal ini membuat lahan yang terbatas menjadi lebih efisien. Simak beberapa tips berikut ini:
Ketinggian ruang
Memastikan ketinggian dan luas ruang menjadi syarat utama sebelum Anda membuat mezanin. Jarak lantai sampai plafon harus memungkinkan untuk ruang baru ini, serta luasnya dapat dimanfaatkan berbagai aktivitas tambahan.
Teknik membangun
Teknik membangun mezanin pada prinsipnya sama dengan teknik bangunan setengah tingkat, hanya beberapa ruang saja yang mengalami peningkatan. Perhatikan pula saat menentukan ruang-ruang baru untuk mezanin ini. Tentukanlah ruang dengan pertimbangan ruang privat pada bagian tertutup, sementara ruang publik pada bagian terbuka.
Akses
Hal lainnya adalah akses masuk menuju mezanin, apakah melalui satu akses saja atau berbeda. Pergunakan akses tangga yang tidak terlalu memakan banyak ruangan.
Sumber : http://properti.kompas.com/ disunting dan disesuai oleh tim desaingriya.com

Please Share!
Read More
Material dinding

Artikel Inspirasi Desain Rumah

Pemilihan Material Dinding

Posted By admin

Untuk mendapatkan sebuah bangunan yang kokoh dan mempunyai nilai estetika yang tinggi berawal dari pemilihan material bangunan terbaik. Salah satu unsur bangunan yang mempunyai peranan penting adalah dinding.

Pemilihan material dinding mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap hal tersebut. Saat ini banyak altermatif material dinding seperti batako, batu bata ataupun bata ringan (hebel). Berikut akan dipaparkan satu persatu kelebihan serta kekurangan masing-masing material

  1. Batako

Batako merupakan material dinding yang terbuat dari sampuran semen PC,pasir dan abua batu. Penggunaan batako sebagai material dinding bisa menghemat plesteran 75% dan berat dinding 50 % sehingga mengurangi beban pondasi. Selain itu jika dicetak dengan kualitas yang bagus dan presisi tidak memerlukan plesteran +acian lagi untuk finishing.

Kekurangan penggunaan batako adalah lebih rawan terjadi keretakan pada plesteran. Hal ini dikarenakan plesteran perekan yang digunakan sedikit sehingga jika terjadi penurunan pada pondasi maka dinding sering retak. Selain itu karena material batako berlubang didalalmnya, mka kita tidak bisa memasang gantungan pada tembok dengan kuat.

  1. Batu Bata

Material yang palingumum digunakan pada dinding adalah penggunaan batu bata merah. Hal ini dikarenakan batu bata merah mempunyai kekuatan yang lebih dibandingkan batako. Selain itu, finishing pada batu bata merah dapat dibuat dengan plasteran yang tebal sehingga hasilnya lebih flat dan rata.

  1. Bata Ringan (hebel)

Bata ringan atau sering disebut hebel atau celcon dibuat dengan mesin pabrik. Bata cukup ringan, halus dan mempunyai tingkat kerataan yang tinggi.  Penggunaan bata ringan  tidak memerlukan plesteran yang tebal karena mempunyai tingkat kerataan yang sangat tinggi.

Kekurangan penggunaan bata ringan adalah harganya yang cukup mahal terutama dengan luasan bangunan yang sedikit.

Dari ketiga material diatas Anda dapat memilih material yang cocok terutama dari segi harga. Akan tetapi Anda perlu lebih memperhatikan kekurangan dan kelebihan masing-masing material sehingga tidak menyesal dikemudian hari.

( artikel by : dimasj.prasetyo)

Please Share!
Read More
Furniture Multifungsi 2

Artikel Inspirasi Desain Rumah

Menata Furnitur di Hunian Mungil dan Minimalis

Posted By admin

Rumah dengan luas terbatas tetap dapat tampil nyaman dan menarik lewat penataan furnitur. Furnitur juga berperanan penting dalam mendukung fungsi ruang-ruang sebagai tempat beragam aktivitas.

Hadirnya furnitur akan menguatkan karakter diri melalui tampilan interior hunian. Namun, dalam penataannya perlu disesuaikan dengan tema ruangan, baik tata letak, ritme, maupun warnanya.

Saat membeli furnitur, pertimbangkanlah fungsinya, dimensi, material serta keindahannya. Selain membeli, Anda juga dapat merancangnya sendiri yang tentunya lebih fleksibel. Nah, empat saran berikut ini dapat membantu Anda saat memilih atau merancang furnitur untuk hunian mungil Anda:

Prioritas

Tak ada salahnya Anda membuat terlebih dulu daftar kebutuhan furnitur yang akan ditempatkan di ruangan berdasarkan prioritas fungsinya, misalnya meja dan kursi di ruang tamu. Bila ruangan tamu Anda sempit, hindari menggunakan rak atau lemari berdimensi besar. Ini akan semakin mempersempit ruangan.

Mengukur

Biasakan mengukur terlebih dulu luasan ruang sebelum membeli atau memesan furnitur. Setelah itu, catat lebar dan tinggi ruangan dengan teliti. Mencatat tinggi dan lebar pintu penting diketahui agar memudahkan Anda saat memindahkan furnitur. Di sini, Anda juga perlu memperhatikan jalur sirkulasi penghuni saat berkegiatan di ruangan.

Multifungsi

Usahakan agar furnitur tidak hanya memiliki satu fungsi saja, tapi banyak fungsi (multifungsi). Cara ini dapat mengurangi jumlah furnitur yang akan ditempatkan. Misalnya, lemari di ruang keluarga mencakup kebutuhan untuk meletakkan televisi, alat-alat elektronik, tempat menyimpan koleksi CD, rak buku, juga tempat meletakkan foto atau pajangan.

Desain simpel

Ada baiknya Anda memilih desain furnitur yang tidak rumit untuk menghindari kesan sempit pada ruang.

(Sumber: Teguh Prihanto, Kreatif Menata Hunian Mungil, Kawan Pustaka)

Lihat contoh menarik penataan hunian minimalis berikut ini.

Please Share!
Read More

Download it free from the WordPress Repository

Join Now