021- 2280 2044 wa : 0813 108 777 98 dimasj.prasetyo@gmail.com

Artikel Inspirasi Desain Rumah

Tips Pemilihan Material Lantai

Posted By admin

Lantai merupakan bagian dari rumah yang cukup memerlukan perhatian lebih. Hal ini dikarenakan lantai menjadi bagian utam rumah yang setiap hari bersentuhan langsung dengan pemilik rumah.

Beragam material lantai yang ada sekarang ini memberikan kepada kita alternatif-alternatif lantai yang dapat dipergunakan. Dianta pilihan material lantai masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan antara lain

1. Keramik

lantai keramik

Keramik merupakan salah satu material yang paling umum digunakan pada sebuah rumah. Material ini mempunyai kelebihan dintaranya mudah dalam pemasangan. Hal ini karena material keramik mempunyai beban yang cukup ringan dengan ketebalan hanya 8mm. Harga keramik sangat bervariasi tergantung ukuran dan kualitasnya. Di pasaran keramik dijual dengan kemasan tiap 1 m2 dengan harga mulai dari 55.000/m2- hingga 120rb/m2.  Jika akan membeli keramik belilah keramik kw-1 agar ukuran lebih presisi sehingga sewaktu pemasangan akan lebih mudah dan rapih. Kekurangan keramik ada pada pemakaian nat yang cukup lebar, hal ini dikarena sudut pada tepi keramik berbentuk lengkung sehingganat keramik terlihat lebih lebar dibandingkan granit.

2. Granitetile

granittile

Granittile atau homogeuneoustile dipasaran sering disebut dengan granit. Sebetulnya granitetile mrupakan granit pabrikasi dengan sistem pembakaran seperti halnya keramik. Perbedaan dari keramik yaitu granit di cetak dengan skala besar kemudian dipotong-potong sesuai dengan ukuran yang diinginkan, sedangkan keramik dicetak satu per satu.

Hal lain yang membedakan dengan keramik yaitu mengenai ketebalan, granit mempunyai ketebalan lebih tebal dibanding keramik. Tebal granit berkisar 1,5 cm. Cara pemasangan granit pun berbeda dengan keramik. Granit bisa dipasang dengan nat yang hampir tidak terlihat sehingga kesan rata sangat dirasakan pada lantai yang ditutup dengan granit. Harga granit juga bervariasi mulai dari 90rb- 130rb/m2 tergantung kualitas granit.

3. Marmer / Granit Alam

lantai marmer

Marmer merupakan penutup keramik yang diambil dari alam yang terbuat dari mineral batu kapur yang berumur jutaan tahun yang lalu. Harga marmer terbilang cukup mahal karena kesediaan material yang terbatas berkisar antara 300-400rb/ m2. Marmer atau granit juga sering dipakai untuk meja dapur atau kitchen set karena bahan ini tidak menyerap larutan dengan pori-pori yang sangat halus.

4. Lantai semen polos

lantai semen

Lantai semen polosatau sering diistilahkan pelur lantai merupakan penutup lantai yang murah dan berkesan natural. Lantai semen saat ini sering dipakai untuk rumah karena menghasilkan kesan unfinish serta memperlihatkan kesan “jujur ” pada material.

Bahan utama yangdigunakan adalah campuran semen dan pasir halus dengan perbandingan 1:1. Ukuran ketebalan sekitar 2-3 cm. Kemudian untuk lapisan atas digunakan semen dicampur air saja dengan ketebalan 2 mm. Harga pembuatan lantai semen sama dengan harga borongan plester aci yaitu berkisar 75rb-85rb/m2.

Setelah memahami kelebihan serta kekurangan masing-masing material penutup lantai Anda dapat mempertimbangkan material mana yang lebih cocok untuk Anda. Kami merekomendasikan untuk menyesuaikan dengan budget yang Anda miliki. Sebaiknya  jangan memaksakan untuk menggunakan material dengan kualitas rendah seperti Kw-2 atau Kw-3. Sehingga hasil yang Anda dapatkan pun lebih memuaskan.

 

 

Please Share!
Read More

Artikel Inspirasi Desain Rumah

Lantai Mezzanine Solusi Ruang Tambahan Pada Rumah

Posted By admin

Rumah minimalis sekarang ini sering kali memiliki ukuran lahan yang terbatas, sehingga kesulitan jika ada kebutuhan ruang tambahan. Pada umumnya penambahan ruang dilakukan dengan cara ekspansi di lantai dasar atau bisa juga dengan penambahan lantai atas atau dibuat menjadi 2 lantai. Jika lahan terbatas maka ekspansi lantai dasar tidak mungkin dilakukan, tetapi untuk ekspansi ke lantai atas memerlukan biaya yang tidak sedikit. Maka dari itu ada alternatif solusi lain penambahan ruangan dengan menambahkan lantai mezzanine.

Mezanin biasanya tidak dihitung sebagai sebuah lantai tersendiri. Namun, cara ini bisa dipilih bagi Anda yang masih membutuhkan ruang lama, namun pada saat bersamaan membutuhkan ruang baru.

Dalam teori arsitektur maupun interior, mezanin biasanya tidak dihitung sebagai sebuah lantai tersendiri. Namun, cara ini bisa dipilih bagi Anda yang masih membutuhkan ruang lama, namun pada saat bersamaan membutuhkan ruang baru.
Pada hunian terbatas, konsep mezanin berorientasi secara vertikal. Hal ini membuat lahan yang terbatas menjadi lebih efisien. Simak beberapa tips berikut ini:
Ketinggian ruang
Memastikan ketinggian dan luas ruang menjadi syarat utama sebelum Anda membuat mezanin. Jarak lantai sampai plafon harus memungkinkan untuk ruang baru ini, serta luasnya dapat dimanfaatkan berbagai aktivitas tambahan.
Teknik membangun
Teknik membangun mezanin pada prinsipnya sama dengan teknik bangunan setengah tingkat, hanya beberapa ruang saja yang mengalami peningkatan. Perhatikan pula saat menentukan ruang-ruang baru untuk mezanin ini. Tentukanlah ruang dengan pertimbangan ruang privat pada bagian tertutup, sementara ruang publik pada bagian terbuka.
Akses
Hal lainnya adalah akses masuk menuju mezanin, apakah melalui satu akses saja atau berbeda. Pergunakan akses tangga yang tidak terlalu memakan banyak ruangan.
Sumber : http://properti.kompas.com/ disunting dan disesuai oleh tim desaingriya.com

Please Share!
Read More
Material dinding

Artikel Inspirasi Desain Rumah

Pemilihan Material Dinding

Posted By admin

Untuk mendapatkan sebuah bangunan yang kokoh dan mempunyai nilai estetika yang tinggi berawal dari pemilihan material bangunan terbaik. Salah satu unsur bangunan yang mempunyai peranan penting adalah dinding.

Pemilihan material dinding mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap hal tersebut. Saat ini banyak altermatif material dinding seperti batako, batu bata ataupun bata ringan (hebel). Berikut akan dipaparkan satu persatu kelebihan serta kekurangan masing-masing material

  1. Batako

Batako merupakan material dinding yang terbuat dari sampuran semen PC,pasir dan abua batu. Penggunaan batako sebagai material dinding bisa menghemat plesteran 75% dan berat dinding 50 % sehingga mengurangi beban pondasi. Selain itu jika dicetak dengan kualitas yang bagus dan presisi tidak memerlukan plesteran +acian lagi untuk finishing.

Kekurangan penggunaan batako adalah lebih rawan terjadi keretakan pada plesteran. Hal ini dikarenakan plesteran perekan yang digunakan sedikit sehingga jika terjadi penurunan pada pondasi maka dinding sering retak. Selain itu karena material batako berlubang didalalmnya, mka kita tidak bisa memasang gantungan pada tembok dengan kuat.

  1. Batu Bata

Material yang palingumum digunakan pada dinding adalah penggunaan batu bata merah. Hal ini dikarenakan batu bata merah mempunyai kekuatan yang lebih dibandingkan batako. Selain itu, finishing pada batu bata merah dapat dibuat dengan plasteran yang tebal sehingga hasilnya lebih flat dan rata.

  1. Bata Ringan (hebel)

Bata ringan atau sering disebut hebel atau celcon dibuat dengan mesin pabrik. Bata cukup ringan, halus dan mempunyai tingkat kerataan yang tinggi.  Penggunaan bata ringan  tidak memerlukan plesteran yang tebal karena mempunyai tingkat kerataan yang sangat tinggi.

Kekurangan penggunaan bata ringan adalah harganya yang cukup mahal terutama dengan luasan bangunan yang sedikit.

Dari ketiga material diatas Anda dapat memilih material yang cocok terutama dari segi harga. Akan tetapi Anda perlu lebih memperhatikan kekurangan dan kelebihan masing-masing material sehingga tidak menyesal dikemudian hari.

( artikel by : dimasj.prasetyo)

Please Share!
Read More

Download it free from the WordPress Repository

Join Now